KEPERGIANKU (Katarina Yenita Sinyo) Hariku masih pagi. Aku belum menapaki siang yang indah, apa lagi sore yang memiliki senja dan juga malam yang memiliki bulan dan bintang. Usiaku masih berada di garis start. Garis dimana kedua orang yang kusayangi menempatkanku agar aku menantang duniaku. Tetapi langkahku berhenti, sepertinya Dia tak mengingkanku untuk melangkah lagi dan harus segera berpulang padaNya, meski aku belum merasakan bahagianya mengembara di tempat yang terbatas bersama roh dan jiwaku. Aku juga belum begitu mengerti tentang dunia yang pernah aku tempatkan. Hanya tangisan dan isakan yang kudengar disaat mataku terpejam. Aku ingin membuka mataku dan ingin sekali jiwaku kembali kepada tubuh yang terbaring di ranjang itu. Tangan mama, papa, keluarga dan teman-temanku terus mengusap ragaku yang terbaring kaku. Mereka ingin sekali aku bangun dari tidurku yang panjang. Aku juga ingin bangun dan merangkul mereka, tetapi niat dan t...